SIDEBAR

Hamlet; Perebutan Kekuasaan, Dendam, dan Skenario Pembunuhan

0 comments
Sep 24 2018
Post's featued image.

  Tuhan telah memberimu satu wajah, tapi kau melukis wajah yang lain. kau sungguh lucu dan tidak masuk akal.” Umpat Hamlet yang sedang berpura-pura gila pada Ophelia. “Tuhan telah memberimu satu wajah, tapi kau melukis wajah yang lain. Kau sungguh lucu dan tidak masuk akal.” Umpat Hamlet yang sedang berpura-pura gila. Ia dan Ophelia bercekcok karena sebuah pernyataan Ophelia tentang kecantikan cinta yang telah kehilangan pesonanya. Hamlet terus meracau dan melemparkan umpatan, seakan dia tahu apa yang dikatakan dan semua gerak-gerik Ophelia adalah siasat dari  Raja Cladius, Polinius dan Ibu Hamlet, yang sedang mencari jawaban kenapa Hamlet tiba-tiba gila. Gila […]

READ MORE

Orang Madak dan Kisah Yang Terus Berulang

0 comments
Sep 14 2018

  Menghadapi cerita itu, penonton merasa pertunjukan cukup ringan penyajiannya. “Sebagai penonton yang sederhana, pertunjukan tersebut renyah untuk dikunyah dan dibawa pulang,” begitulah tutur salah satu penonton saat diskusi sarasehan berlangsung.   Kisah Orang Madak atau petani garam yang direkam oleh teman-teman Teater Satoesh IAIN Kudus dalam pentas Produksinya di gedung Auditorium Kampus Universitas Muria Kudus pada 05 September 2019, mengajak penonton untuk melihat kembali realita para pekerja tambak garam di daerah pesisir pantai utara yang kehilangan lahan kerja. Naskah Madak yang ditulis oleh Rouf Kuro memotret isu-isu seputar harga garam yang mahal, keputusan Negara yang memasok garam dari luar […]

READ MORE

Monodrama; Wanita Tua Kesepian

0 comments
Jan 18 2018
Post's featued image.

Kesendirian dipeluknya bukan tanpa alasan, ia memegang teguh prinsipnya, bahwa lelaki yang dahulu dicampakkannya adalah suami satu-satunya dan selamanya, walaupun lelaki itu tak pernah kembali. Sejujurnya Ia sangat mencintai lelaki itu tapi ia malu untuk mengakui rasa cintanya.” 15 Desember 2017, Pascasarjana Institut Seni Indonesia Yogyakarta sedang ramai. Dari pria, wanita, muda, hingga tua. Semuanya saling bercengkrama seraya menunggu mulainya parade monolog drama. Perbincangan yang berlangsung dari sesama penggiat teater cukup hangat, merambat dari berbagi pengalaman berteater dan bercerita pementasan-pementasan yang akan maupun sedang dalam proses pengggarapan. Sekitar pukul 20.00, acara dibuka oleh presenter yang memperkenalkan kegiatan-kegiatan dalam Festival Monodrama […]

READ MORE

Ketika Temanku Datang

0 comments
Jan 14 2018

Beberapa kejadian dari masa lalu tiba-tiba datang ke pikiranku secara tiba-tiba dan begitu jelasnya. Aku menjadi malu dan hampir menangis   Selama tiga hari, tanggal 5 sampai 7 Januari 2018 di Jogja Contemporary ada pentas My Friend has Come, karya Toshiro Suzue yang diterjemahkan Meyda Bestari dan disutradarai Basundara Murba Angana. Pertunjukan ini termasuk rangkaian tugas akhir keaktoran Rangga Dwi Apriadunnur di jurusan Studi Teater ISI Yogyakarta. My Friend has Come bercerita pertemuan tak terduga di suatu hari saat musim panas antara dua orang teman dekat, yakni Aku dan Temanku. Dengan latar Jepang, peristiwa berlangsung di sebuah teras rumah tokoh […]

READ MORE

Tiga Bayangan: Paradigma dan Relasi Subjek-Subjek

0 comments
Jan 01 2018
Post's featued image.

Tiga Bayangan menunjuk pada penciptaan tiga pertunjukan yang didasarkan pada penjelajahan ide, gagasan, konsep, dan bentuk artistik.” Ketika gemerlap dan ledakan kembang api memenuhi langit Yogyakarta di penghujung tahun 2013 silam, Teater Eska sedang melepas hajat tiga pertunjukan dalam satu panggung. Tiga repertoar itu masing-masing berjudul Yang Tuhan, Pengantar Ilmu Ekonomi, dan Nol. Tiga-tiganya berada di bawah induk judul Tiga Bayangan. Tiga Bayangan menunjuk pada penciptaan tiga pertunjukan yang didasarkan pada penjelajahan ide, gagasan, konsep, dan bentuk artistik yang tak terbatas serta temuan-temuan segar lain yang relevan. Oleh karena itu, Tiga Bayangan lebih banyak berkisah tentang bagaimana pemikiran dipresentasikan dan […]

READ MORE

Telembuk, Pembacaan Realitas yang Dilupakan

0 comments
Dec 22 2017

Hampir semua teman-teman desa saya badung, beberapa ada yang sudah masuk penjara,”  terangnya. Terhadap pekerja seksual, masyarakat terbiasa menyumpah-serapah. Menganggap bahwa itu pekerjaan yang hina dan jauh dari Tuhan. Pekerja seksual kemudian dikucilkan dari masyarakatnya. Terhadap para pekerja seksual, masyarakat menempatkan diri pada posisi yang jauh lebih suci di atasnya, tanpa ingin memahami alasan apa menjadi pekerja seksual. Bertolak-belakang dari stigma masyarakat, novel Telembuk: Dangdut dan Kisah Cinta yang Keparat sama sekali tidak menghakimi pekerja seksual, atau telembuk—panggilan pekerja seksual khas Indramayu. Novel tersebut justru mengupas perjalanan hidup seorang telembuk, mengapa ia sampai memilih menjadi telembuk. Bertempat di Aula Student […]

READ MORE

Teater Satusaka: Inisiasi Musikal sebagai Penggubah Naskah

0 comments
Dec 21 2017

Termotivasi dari pertunjukan Malam Jahanam yang disajikan dengan tari Kecak di Bali. Membuat semakin yakin bahwa Malam Jahanam bisa dipentaskan dengan cara yang berbeda.” Dalam rangka Studi Pentas, Teater Satusaka mempersembahkan sebuah pertunjukan Malam Jahanam karya Motinggo Boesje 1959, naskah realis yang menceritakan perselingkuhan dan ketidakperdulian. Pementasan yang berlangsung Sabtu 16 Desember 2017, mampu mencuri perhatian berbagai kalangan. Kisah roman Malam Jahanam sangatlah pas buat kaum muda—dalam hal ini adalah mahasiswa. Malam itu, mereka sangatlah antusias terhadap pementasan ini. Pertunjukan yang disutradarai oleh Abimanyu ini agak berbeda. Malam Jahanam yang merupakan naskah realis berubah menjadi drama musikal. Dialog para aktor […]

READ MORE

Ngobrolin Mitos dan Modernitas bersama Kriss Budiman

0 comments
Dec 12 2017
Post's featued image.

Dan sekarang ini, kita juga ditakutkan oleh mitos tentang kesuksesan di masa depan, kita pun diharuskan sekolah, menabung, dan bekerja, biar sukses. Ini semua mitos modernitas.” Sabtu malam, 02 Desember 2017, kafe “The Point Coffee & Drama” yang terletak di Jl. Demangan Baru, Depok, Sleman, Yogyakarta, disulap oleh Teater Tangga menjadi ruangan Talk Show. Dalam kesempatan tersebut, komunitas yang berasal dari UMY itu mengangkat tema “Mitos dan Modernitas”. Menurut penyelenggara, acara ini diselenggarakan untuk mendukung pentas produksi yang direncanakan setengah bulan lagi, dengan tema yang sama. Setelah acara dimulai dengan pembacaan puisi, moderator mulai berbicara dan memberi pertanyaan. Sambil merokok […]

READ MORE

Menunggang Kapai-Kapai, Kupu-Kupu Melintasi Ruang Kuliah

0 comments
Dec 11 2017

Arifin C. Noer selalu mengaktualisasi zamannya. Jadi ketika membaca atau membawakan naskah Arifin, kami perlu mengaktualisasi zaman kami sendiri.”   Ada yang tidak saya bayangkan di pentas Kupu-Kupu. Saya tidak menemukan Abu dan tokoh lainnya dari Kapai-Kapai, tetapi saya justru melihat tujuh mahasiswa dan sekian masalah yang melumuri keseharian mereka. Kapai-Kapai yang telah berubah menjadi Kupu-Kupu, meskipun tidak sepenuhnya lenyap, betul-betul lebur dalam rupa kehidupan mahasiswa yang sangat dekat dengan saya dan penonton sekalian. Dan alih-alih menikmati dialog berat ala naskah Arifin, yang memantul dari paggung adalah curhatan mahasiswa soal biaya kuliah, pasangan, masa depan, dan sebagainya. Curhatan itu muncul […]

READ MORE

Wajah Retak Perempuan Dihubungkan Rahasia

0 comments
Nov 21 2017

Mengapa satu perempuan dengan perempuan lain dihubungkan oleh satu rahasia yang sama?”   “Mengapa satu perempuan dengan perempuan lain dihubungkan oleh satu rahasia yang sama?” kata perempuan itu di akhir kisahnya. Suaranya bergetar dan cahaya lampu menebar sendu ke beberapa titik panggung. Monolog Mak’e yang dimainkan Sita Ratu bercerita bahwa ia dan ibunya sama-sama menyimpan rahasia tentang lelaki yang sama. Monolog itu menceritakan pahit hidup mahasiswi di Bandung asal Jogja yang terpaksa kawin kontrak dan, setelah diketahui, yang menikahinya ternyata ayah yang sejak kecil ia tanyakan ke mana perginya. Lelaki itu baginya adalah ayah sekaligus suami, dan tentu bagi ibunya […]

READ MORE
X